Cara menanam mentimun didalam polybag agar cepat berbuah
OKB – Mentimun atau timun adalah salah satu jenis sayuran buah yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia karena memiliki rasa yang emak dan segar. Timun bisa dikonsumsi sebagai lalapan, dimakan langsung, dijadikan jus, acar, atau bisa juga di olah menjadi berbagai macam masakan.
Mentimun juga mudah ditanam dan bisa tetap berbuah meskipun ditanam didalam pot atau polybag. Menanam mentimun didalam pot atau polybag adalah solusi bagi yang ingin menanam mentimun tapi tidak memiliki cukup lahan.
Selain itu, menanam mentimun didalam pot atau polybag juga sangat praktis karena bisa diletakkan didepan rumah sehingga sewaktu-waktu membutuhkan bisa langsung memetiknya.
Media tanam yang bagus untuk menanam timun didalam polybag adalah campuran tanah, pupuk kandang/kompos, sekam bakar/arang sekam, dan sekam mentah.
Berikut ini cara menanam mentimun didalam polybag agar tumbuh subur dan cepat berbuah:
1. Siapkan media tanam
Media tanam untuk menanam timun didalam polybag adalah campuran tanah, pupuk kandang/kompos, arang sekam dan sekam mentah dengan perbandingan 3 : 2 : 1 : 1.
Tanah yang digunakan sebaiknya adalah top soil, yaitu lapisan tanah yang paling atas atau tanah yang berada ditempat pembakaran sampah. Bersihkan tanah dari sisa-sisa akar, plastik, kerikil atau kotoran-kotoran lainnya.
Gunakan pupuk kandang yang sudah kering dan sudah lama. Jangan menggunakan pupuk kandang yang baru diambil karena masih bersifat panas dan bisa menyebabkan tanaman mati.
Campurkan semua media tanam sampai tercampur rata, kemudian biarkan ditempat terbuka tapi terlindung dari air hujan. Tambahkan dolomit/kapur pertanian sebanyak 1 sendok makan untuk 1 ember (ukuran 10 liter) media tanam.
Diamkan dulu media tanam yang sudah disiapkan tadi selama 7 - 10 hari sebelum benih timun ditanam, tujuannya untuk mendinginkan media tanam dan agar campuran kompak.
2. Siapkan pot atau polybag
Siapkan pot atau polybag yang berdiameter minimal 25 cm, lebih besar lebih baik, kemudian masukkan media tanam kedalam polybag dan sedikit dipadatkan tapi jangan terlalu padat. Jangan isi polybag terlalu penuh, sisakan kurang lebih 5 cm permukaan polybag agar air tidak tumpah saat menyiram tanaman.
3. Penempatan
Lokasi untuk menempatkan polybag yang baik adalah di area yang mendapat sinari matahari secara langsung karena tanaman mentimun membutuhkan sinar matahari minimal 8 jam per hari. Susun polybag dengan jarak antar polybag sekitar 40 - 60 cm.
4. Siapkan bibit mentimun
Untuk mendapatkan benih timun bisa dibeli ditoko-toko pertanian yang menjual bibit tanaman atau secara on line juga banyak. Setelah mendapatkan benih timun, selanjutnya tanam benih didalam polybag yang sudah di isi media tanam.
Sebelum benih ditanam, terlebih dulu siram media tanam sampai basah kemudian tanam benih mentimun 1 - 3 biji untuk satu polybag.
Untuk menghindari gangguan hama, tutup benih yang sudah ditanam dengan cup/gelas bekas air mineral atau bisa juga menggunakan plastik.
Setelah 4 - 5 hari ditanam, biasanya benih timun sudah mulai tumbuh. Jika benih sudah tumbuh, cup/plastik penutup tidak perlu diambil, tapi cukup dipotong bagian dasarnya agar benih mentimun bisa memdapatkan oksigen.
5. Pemasangan ajir
Siapkan ajir atau lanjaran dari bambu atau kayu dengan panjang 1,5 meter lalu tancapkan satu persatu pada polybag dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman. Agar lebih aman sebaiknya ajir dipasang sebelum benih timun ditanam.
6. Penyiraman
Penyiraman dilakukan sesuai dengan kondisi cuaca, yang terpenting jangan sampai media tanam sampai kekeringan atau kelebihan air karena jika terlalu basah/becek akan membuat tanaman mentimun mudah terserang jamur dan mati.
7. Pemupukan
Pemupukan perlu dilakukan agar tanaman mentimun bisa tumbuh subur dan cepat besar. Pemupukan pertama dilakukan pada usia 10 hari setelah tanam menggunakan pupuk NPK dengan takaran 1 sendok makan yang dilarutkan dengan 5 liter air bersih.
Kocor tanaman pada sore hari dengan larutan pupuk NPK sebanyak 250 ml untuk satu tanaman dilakukan setiap 3 hari sekali. Bisa juga menggunakan pupuk kandang, caranya dengan menaburkan satu genggam pupuk kandang untuk setiap tanaman mentimun.
8. Penyiangan
Pennyiangan perlu dilakukan jika sudah banyak gulma yang tumbuh disekitar tanaman mentimun, karena keberadaan gulma akan menyerap nutrisi yang ada pada media tanam sehingga dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman mentimun menjadi terganggu.
9. Masa panen
Mentimun bisa mulai dipanen pada usia 35 atau 40 hari setelah tanam (tergantung varietas dan kondisi tanaman) dengan cara memetik atau memotong bagian batang buahnya dengan hati-hati, jangan sampai merusak tanamannya.
Baca juga:
Demikian informasi tentang cara menanam mentimun didalam polybag agar tumbuh subur dan cepat berbuah yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar pertanian dan peternakan, dapat dibaca pada artikel OKB lainnya.
Semoga bermanfaat
Terima kasih
Post a Comment for "Cara menanam mentimun didalam polybag agar cepat berbuah"